About the Journal

Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi, terdaftar dengan E-ISSN 2528-4657 (online: ISSN Portal) dan P-ISSN 2088-575X (cetak: ISSN Portal), adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Pendidikan Indonesia, bekerja sama dengan Asosiasi Pendidik dan Peneliti Sosiologi Indonesia (AP3SI).

Sosietas didedikasikan untuk publikasi penelitian empiris yang membahas isu-isu sosial dan pendidikan dari perspektif sosiologis. Jurnal ini menerima naskah yang menggunakan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif dan terbuka untuk kontribusi dari akademisi, praktisi, peneliti, dan mahasiswa.

Sosietas diterbitkan dua kali setahun, pada bulan Juni dan Desember. Semua manuskrip yang dikirimkan menjalani proses peninjauan yang ketat dan objektif melalui sistem peninjauan sejawat buta ganda, yang memastikan integritas dan kualitas penelitian yang dipublikasikan.


Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi, registered under E-ISSN 2528-4657 (online: ISSN Portal) and P-ISSN 2088-575X (print: ISSN Portal), is a scientific journal published by the Sociology Education Programme, Faculty of Social Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia, in collaboration with the Indonesian Association of Sociology Educators and Researchers (AP3SI).

Sosietas is dedicated to the publication of empirical research addressing social and educational issues from a sociological perspective. The journal welcomes submissions employing both quantitative and qualitative research methods and is open to contributions from academics, practitioners, researchers, and students.

Sosietas is published twice a year, in June and December. All submitted manuscripts undergo a rigorous and objective review process through a double-blind peer review system, ensuring the integrity and quality of published research. 

Current Issue

Vol. 16 No. 1 (2026): Juni 2026
					View Vol. 16 No. 1 (2026): Juni 2026

Sosietas Volume 16 Nomor 1 (2026) menghadirkan serangkaian artikel ilmiah yang secara kritis mengkaji dinamika struktur sosial, institusi, dan agen dalam ruang pendidikan dan pelayanan publik. Pada edisi ini, fokus interdisipliner teoretis diarahkan pada rekonstruksi pedagogis dan aplikasi teori-teori sosiologi makro maupun mikro dalam membedah isu-isu kontemporer di Indonesia.

Secara khusus, edisi ini mengeksplorasi bagaimana konsep sosiologi—seperti habitus, ranah, dan konversi modal (sosial, budaya, ekonomi, dan simbolik)—beroperasi dalam menjamin atau membatasi hak-hak marginal. Artikel-artikel yang tersaji mendalami dinamika praktik dukungan sosial dalam pemenuhan hak kependidikan anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA), serta menganalisis peran tri-dimensi modal sosial (bonding, bridging, dan linking) dalam menjembatani inklusivitas serta literasi digital masyarakat terhadap akses layanan kesehatan dasar di Puskesmas. Melalui pendekatan empiris yang kaya, edisi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis yang signifikan bagi akademisi, sosiolog kependidikan, serta pemangku kebijakan publik dalam merumuskan transformasi sosial yang lebih inklusif dan emansipatoris.

Sosietas Volume 16 Number 1 (2026) presents a curated collection of scholarly articles that critically examine the complex dynamics between social structures, institutions, and agency within the spheres of education and public services. In this issue, an interdisciplinary theoretical focus is directed towards pedagogical reconstruction and the robust application of macro- and micro-sociological paradigms to dissect contemporary challenges in Indonesia.

Specifically, this volume explores how sociological tenets—most notably Pierre Bourdieu's social practice framework comprising habitus, field, and the conversion of various forms of capital (social, cultural, economic, and symbolic)—operate to either secure or constrain marginal rights. The published papers delve into the empirical realities of social support mechanisms governing the educational rights of juvenile inmates in Special Children’s Rehabilitation Institutions (LPKA). Furthermore, they scrutinise the tri-dimensional operation of social capital (bonding, bridging, and linking) in facilitating public inclusivity, digital literacy, and equitable access to primary healthcare provisions at community health centres (Puskesmas). Offering rich empirical insights, this issue aims to make a substantive theoretical contribution to academics, educational sociologists, and public policymakers in fostering more inclusive, adaptive, and emancipatory social transformations.

Published: 2026-06-30

Articles

View All Issues