Artificial Intelligence (AI) Usage Policy
AI Usage Policy & Ethical Standards
Policy on the use of Artificial Intelligence in Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi.
1. Authorship & Accountability
Only human contributors may be listed as authors. AI tools cannot be credited as authors or co-authors. Authors are fully responsible for the integrity of the manuscript.
1. Kepengarangan & Tanggung Jawab
Hanya kontributor manusia yang dapat dicantumkan sebagai penulis. Alat AI tidak dapat dikreditkan sebagai penulis. Penulis bertanggung jawab penuh atas integritas naskah.
- Language editing, grammar, and translation. / Penyuntingan bahasa, tata bahasa, dan terjemahan.
- Improving readability and formatting. / Meningkatkan keterbacaan dan pemformatan.
- Technical assistance in coding or summarizing data (human verified). / Bantuan teknis pengkodean atau ringkasan data (diverifikasi manusia).
- Generating original arguments or conclusions. / Menghasilkan argumen orisinal atau kesimpulan.
- Fabricating or falsifying citations and data. / Memanipulasi atau memalsukan kutipan dan data.
- Creating fictional field notes or interviews. / Membuat catatan lapangan atau wawancara fiktif.
Ethical Considerations for Sociology & Education
Do not upload confidential, sensitive, or identifiable data (e.g., student records, interview transcripts) to public AI platforms. Authors must assess algorithmic bias and stereotyping in AI outputs.
Dilarang mengunggah data rahasia atau sensitif (misal: rekam medis siswa, transkrip wawancara) ke platform AI publik. Penulis harus menilai bias algoritmik dan stereotip dalam hasil AI.
Mandatory AI Disclosure Statement
If AI tools are used:
Pernyataan Wajib (Jika Menggunakan AI):
Reviewer/Editor Policy: Reviewers and editors are prohibited from uploading unpublished manuscripts to public AI tools. / Reviewer dan editor dilarang mengunggah naskah yang belum diterbitkan ke alat AI publik.