ANALISIS PENGEMBANGAN DESA WISATA MELALUI SUSTAINABLE LIVELIHOOD APPROACH: STUDI KASUS DESA WISATA RANDUGEDE KABUPATEN MAGETAN
DOI:
https://doi.org/10.17509/sabajotr.v1i1.59910Keywords:
sustainable livelihood approach, rural tourism development, thematic analysisAbstract
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI secara masif melakukan pengembangan desa wisata di seluruh Indonesia untuk memberikan penghidupan yang berkelanjutan bagi masyarakat desa. Pengembangan desa wisata ini juga ditujukan untuk memulihkan perekonomian masyarakat akibat pandemic COVID-19. Berkaitan dengan hal tersebut, penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis pengembangan desa wisata melalui strategi penghidupan yang berkelanjutan (sustainable livelihood approach). Adapun tujuan dari penelitian ini adalah, sebagai berikut 1) mengidentifikasi kerentanan pemanfaatan sumber daya dalam mengantisipasi kerentanan yang dihadapi masyarakat; 2) menganalisis strategi yang dilakukan; dan 3) mendeteksi hasil pengembangan desa wisata melalui pendekatan penghidupan yang berkelanjutan. Desa Randugede di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menjadi lokus dalam penelitian ini. Studi dilakukan dengan menggunakan pendekatan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melalui kegiatan wawancara semi terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Analisis tematik dilakukan dalam kajian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya kerantanan, pengelolaan sumber daya, strategi, dan hasil yang didapatkan dari pengembangan desa wisata. Konteks kerentanan utama yang dihadapi desa, meliputi bencana alam dan COVID-19. Kedua faktor kerentanan mempengaruhi kondisi perekonomian dan kehidupan sosial masyarakat. Sumber daya yang dimanfaatkan untuk pengembangan desa, meliputi SDM,sumber daya fisik, keuangan, dan social. Sumber daya atau modal alam, fisik, dan sosial menjadi modal utama yang digunakan masyarakat untuk mengembangkan wisata desa. Adapun, modal manusia dan keuangan masih perlu ditingkatkanReferences
Brilianti, E. D., Wibowo, A., & Lestari, E. (2021). Analisis Peran Stakeholders dalam Pengelolaan Desa Wisata Randugede Hidden Paradise, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan. Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian UNS (pp. 1270-1278). Surakarta: Fakultas Pertanian UNS.
Deputi Bidang Kajian Strategis Kemenparekraf RI. (2020). Buku Tren Industri Pariwisata 2021. Jakarta: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.
Hermawan, H. (2016). Dampak Pengembangan Desa Wisata Nglanggeran Terhadap Ekonomi Masyarakat Lokal. Jurnal Pariwisata, III(2), 105-117.
Karnayanti, N. D., & Mahagangga, I. A. (2019). Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Desa Wisata Bongkasa Pertiwi Di Kabupaten Badung. Jurnal Destinasi Pariwisata, 7(1), 54-60.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2022, November 6). Desa Wisata Randugede, Magetan. Retrieved from Jejaring Desa Wisata (Jadesta): https://jadesta.kemenparekraf.go.id/desa/randugede
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2022, Februari 22). Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Komunitas Berperan Penting Bangkitkan Ekonomi. Retrieved from kemenparekraf.go.id: https://www.kemenparekraf.go.id/berita/Siaran-Pers-%3A-Menparekraf%3A-Pariwisata-Berkelanjutan-Berbasis-Komunitas-Berperan-Penting-Bangkitkan-Ekonomi
McCool, S. (2016). Reframing Sustainable Tourism . North Carolina, USA: Springer.
Morse, S., & McNamara, N. (2013). Sustainable Livelihood Aprroach : A Critique of Theory and Practice. Berlin: Springer Science and Business Media.
Pitana, I. G., & Putu, G. G. (2005). Sosiologi Pariwisata. Yogyakarta: CV Andi Offset.
Purwahita, A. R., Wardhana, P., Ardiasa, I., & Winia, I. (2021). Dampak Covid-19 Terhadap Pariwisata Bali Ditinjau Dari Sektor Sosial, Ekonomi, Dan Lingkungan (Suatu Tinjauan Pustaka). Jurnal Kajian dan Terapan Pariwisata, 1(2), 68-80. doi:10.53356/diparojs.v1i2.29
Saragih, S., Lassa, J., & Ramli, A. (2007). Kerangka Penghidupan Keberlanjutan, Sustainable Livelihood Frameworks. Jakarta: Hivos Southeast Asia Office.
Sari, N. R., Rahayu, P., & Rini, E. F. (2021). Potensi Dan Masalah Desa Wisata Batik: Studi Kasus Desa Girilayu, Kabupaten Karanganyar. Desa-Kota, 3(1), 77-91.
Shen, F., Hughey, K., & Simmons, D. (2008). Connecting the Sustainable Livelihoods Approach and Tourism: A Review of the LiteratureJpur. Journal of Hospitality and Tourism Management, 19-31.
Sutawa, G. K. (2012). Issues on Bali Tourism Development and Community Empowerment to Support Sustainable Tourism Development. Procedia Economics and Finance, 4, 413-422. doi:10.1016/S2212-5671(12)00356-5
Terry, G. H. (2017). Thematic analysis. In The SAGE handbook of qualitative research in psychology, 2 (pp. 17-37).
Trisnawati, M. A. (2021). Komunikasi Pemberdayaan Masyarakat Desa Studi Kasus Pada Pengembangan Dan Pengelolaan Desa Wisata Agro Edukasi Dewi Kemang Di Desa Kedungmalang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri. Commercium, 04(01), 194 - 205.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Saba: Journal of Tourism Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.