Strategi Pengembangan dan Daya Dukung Berkelanjutan Kawasan Ekowisata The Lodge Maribaya

Authors

  • Sri Marhanah Universitas Pendidikan Indonesia Author
  • Erry Sukriah Universitas Pendidikan Indonesia Author
  • Agripa Juniardi Universitas Pendidikan Indonesia Author
  • Budi Harto Universitas Pendidikan Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.17509/jithor.v6i1.53784

Keywords:

Daya Dukung, Kawasan Konservasi, The Lodge Maribaya

Abstract

The management of The Lodge Maribaya, which is a tourist destination and a protected forest area, must be able to strike a balance between its two main responsibilities to ensure the comfort of tourists and the sustainability of the environment. This maintenance effort should give attention to the activities of visitors. As well as tourism sustainability refers to the quality of tourism activities, environmental quality, tourist satisfaction and the impact on environmental damage. The purpose of this study was to determine the capacity of correction factor and the maximum load capacity of The Lodge Maribaya. This study uses scientific methods related to Physical Carrying Capacity (PCC), Actual Carrying Capacity (ACC) and Effective Carrying Capacity (ECC), with a sample of 20 respondents. The results show that a PCC of 1304 can physically adjust, a ACC of 389 with an adjustment factor and an ECC of 311 exceeding the maximum visiting capacity, and the number of daily visits in 2021 will be 55. The Lodge Maribaya area physically, ecological aspects and management skills are still suitable with the average number of visitors.

References

Arsyad, Sitanala. 2000. Konservasi Tanah dan Air. IPB Press.

Angela, V. F. (2023). Strategi pengembangan ekowisata dalam mendukung konservasi alam Danau Tahai. JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 8(3), 984-993.

Fandeli, C. (2001). Pengertian dan Kerangka Dasar Pariwisata.. Yogyakarta Liberty.

Fandeli, C. M. (2000). Pengusahaan Ekowisata. Fakultas Kehutanan UGM Yogyakarta.

Hadi, I. M., Jumail, M., Kurniansah, R., & Suteja, I. W. (2021). Strategi pengembangan ekowisata di Desa Kuripan Selatan. Journal of Responsible Tourism, 1(1), 1-6.

Hindayani, P., Pratama, A. R., & Anna, Z. (2021). Strategi prospektif pengembangan dalam ekowisata Waduk Cirata yang berkelanjutan. Jurnal Ilmu Lingkungan 19(3), 620-629.

Insani, N., A’rachman, F. R., Sanjiwani, P. K., & Imanuddin, F. (2019). Studi kesesuaian dan strategi pengelolaan ekowisata Pantai Ungapan, Kabupaten Malang untuk pengembangan pariwisata berkelanjutan. Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS, 4(1), 46-58.

Jamin, A., & Rahmafitria, F. (2022). Visitor management concept through carrying capacity analysis in forest recreation. Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation, 5(1), 1-12.

Mahifa, T. S., Maulany, R., & Barkey, R. A. (2018). Strategi pengembangan ekowisata mangrove Tongke-Tongke di Kabupaten Sinjai. Jurnal Hutan dan Masyarakat, 10(2), 268-282.

Mustafa, A. A., Ratnawati, E., & Asaad, A. I. J. (2020) Penentuan Daya Dukung Lingkungan dan Faktor Pembatasnya di Tambak Kecamatan Tabalar dan Biatan, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur. Jurnal Segara, 16(1), 47-58.

Nawari, Isjoni, & Zulkarnaini. (2021). Kesesuaian dan daya dukung lingkungan untuk pengembangan ekowisata di kawasan hutan Gunung Mareje Utara Kabupaten Lombok Tengah. Dinamika Lingkungan Indonesia 8(1), 17-28.

Nurmajid, M., Cahyono, W. E., & Deviyanti, I. G. (2022). Kebijakan nilai manfaat ekonomi dan pengelolaan ekowisata berkelanjutan di Kawasan Labuan Cermin Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Jurnal SENOPATI, 3(2), 84-94.

Pratiwi, N. M., & Andayani, S. (2023). Strategi pengembangan ekowisata berbasis komoditas lokal Desa Kare Kecamatan Kare Kabupaten Madiun. Jurnal Ilmiah Administrasi Bisnis dan Inovasi 6(2), 148-164.

Prihadi, D. J., Riyantini, I. R., & Ismail, M. R. (2018). Pengelolaan kondisi ekosistem mangrove dan daya dukung lingkungan kawasan wisata bahari mangrove di Karangsong Indramayu. Jurnal kelautan nasional, 13(1), 53-64.

Sasmita, E., Darsiharjo, & Rahmafitria, F. (2014). Analisis daya dukung wisata sebagai upaya mendukung fungsi konservasi dan wisata di Kebun Raya Cibodas Kabupaten Cianjur. Jurnal Manajemen Resort & Leisure, 11(2), 1-14.

Seidl, I., & Tisdell, C. A. (1999). Carrying capacity reconsidered: from Malthus’ population theory to cultural carrying capacity. Ecological Economics, 31(3), 395-408.

Tisdell, C. (2008). Overview of environmental and sustainability issues in aquaculture. Aquaculture Economics & Management, 3(1), 1-5.

Downloads

Published

2023-04-01